Senin, 10 November 2014
Selasa, 04 November 2014
Serigala dan Burung Bangau
Kasihan
Pak Serigala. Dia tersedak dan terbatuk-batuk hingga bercucuran air matanya,
tetapi dia tidak bisa mengeluarkan tulang yang tertancap di tenggorokannya.
"Tolong!," terengah-engah ia memohon pada seekor burung bangau berleher panjang yang sedang memperhatikannya.
"Tolong!," terengah-engah ia memohon pada seekor burung bangau berleher panjang yang sedang memperhatikannya.
"Tolong! Sebuah tulang ada di tenggorokanku!"
Tetapi si burung bangau hanya menatapnya dengan curiga.
"Oh tolonglah!" teriak Pak Serigala dengan suara memelas kesakitan, dia megap-megap menghirup udara. "Kamu pasti dapat hadiah jika kamu mau mengambilkan tulang dari tenggorokanku!"
Dijanjikan hadiah, si burung bangau itu lalu memberanikan diri mendekat. Dengan leher dan paruhnya yang panjang, ia lalu menjulurkannya ke dalam mulut Pak Serigala untuk mengambil tulang. Dengan paruhnya yang panjang dia kemudian berhasil mengambil sebuah tulang. Tulang itu tertancap dalam di dalam leher serigala.
Terengah-engah karena kesakitan, Pak Serigala mengambil nafas panjang.
"Sudah baikan sekarang! Oh, tadi itu benar-benar sakit!"
"Dan mana hadiahnya?" burung bangau mengingatkannya, berdiri dengan tidak sabar di atas kakinya yang panjang.
Pak Serigala malah tertawa terbahak bahak.
"Burung bodoh!" dia berkata dengan suara keras. "Kamu sudah dapat hadiahmu! Bukankah sudah merupakan hadiah bagimu bahwa kepalamu kamu sudah masuk ke mulut serigala dan bisa keluar lagi dengan selamat?"
"Tapi aku sudah berbuat baik padamu!" burung bangau itu berkuak mengeluh.
"Tidak!" kata Pak Serigala. "Tidak dikatakan berbuat baik jika kamu melakukannya ingin dapat imbalan!"
Terjemah
bebas dari : The Wolf and the Crane, Richards Topical Encyclopedia. 1951
Pesan dari cerita ini adalah : berbuat baiklah tanpa mengharapkan imbalan.
Senin, 03 November 2014
Ayam Dulu atau Telur Dulu ?
Mungkin
dulu kita sering mendengar tentang teka-teki tersebut, bukan? dan jawabannya,
pasti menggelikan, jika tidak disebut susah dan bikin puyeng. Sebab jawaban itu
terus berputar seperti tidak menemukan ujung. Menjawab Ayam lah yang pertama,
salah! tak akan ada ayam tanpa telur. Demikian juga sebaliknya. Dan sepertinya
sampai kapanpun kita tidak akan menemukan jawaban yang benar.
tapi
untungnya, ilmu pengetahuan sekarang ini telah berhasil menemukan jawaban yang
logis dan masuk akal. Dan jawaban tersebut bukan main-main karena disertai
dengan pembuktian melalui sains dan teruji kebenarannya. Sungguh menakjubkan.
Teka-teki para tukang gembala kerbau dan kambing dulu, jawabannya harus melalui
penelitian ilmiah dan telaah sains, bahkan tidak tanggung-tanggung karena yang
menjawab adalah para profesor yang memiliki kapabilitas dalam bidang ilmu
pengetahuan.
Jawaban absolute yang tidak bisa dibantah lagi bahwa, antara Ayam dan telur, maka Ayamlah yang lebih dulu ada. Atau ayam lah yang menyebabkan adanya telur. Sebagaimana di laporkan oleh www.mailonline.com, para peneliti telah menemukan bahwa; pembentukan kulit telur bergantung pada satu protein yang hanya bisa ditemukan dalam indung telur ayam.Ini berarti bahwa; telur hanya bisa ada, jika berada di dalam tubuh ayam.
protein yang di sebut dengan ovocledidin 17, atau OC-17 bertindak sebagai katalis untuk mempercepat pembentukan kulit telur tersebut, yaitu cangkang bagian luar yang keras yang bertindak sebagai pelindung bagi kuning dan putih telur. untuk membuktikan ini para ilmuwan dari universitas di Sheffield dan Warwick, menggunakan super komputer untuk men'zoom in' proses pembentukan telur tersebut.
Dr. Colin Freeman, dari Departemen Teknik Material Universitas Sheffield mengatakan:
"Selama ini orang mengira bahwa telur lebih dulu ada dari pada ayam, akan tetapi sekarang kami memiliki bukti ilmiah bahwa, Ayamlah yang lebih dulu ada sebelum telur".
Hasil penelitian menunjukkan bahwa protein yang ada di dalam tubuh ayam, mengendalikan proses pembentukan cangkang telur, yang kemudian menjadi telur. dan ini sangat menakjubkan. Hasil temuan tersebut kemudian di publikasikan dalam makalah; "Structural Control of Cyristal Nuclei by an Egg Shell Protein". "Memahami cara ayam membuat telur dapat memberi petunjuk menuju rancangan maupun bahan baru," demikian kata Prof. John Hardling, dari Universitas Sheffield."Alam telah menemukan solusi inovatif untuk semua jenis masalah dalam ilmu tentang materi dan teknologi. Kita belajar banyak dari alam" Tambahnya. "Nah, Mudah-mudahan dengan adanya pembuktian melalui penelitian tersebut, tidak akan ada debat lagi, tentang: " duluan mana telur apa ayam".
Minggu, 02 November 2014
Anwar dan Burung Kecil
Ketika Anwar sedang berjalan pulang dari sekolah, hujan mulai
turun sangat lebat. Setelah makan malam, sebelum memulai pekerjaan rumahnya,
dia bertanya kepada ibunya apakah dia boleh melihat hujan dulu sebentar. Ibu
bilang bahwa Anwar boleh melihatnya sebentar saja. Anwar melihat ke jendela dan
mulai memperhatikan hujan yang turun di luar. Ada orang berjalan di jalanan
dengan memakai payung, dan yang tidak mempunyai payung merapatkan diri mereka
ke bangunan. Tak lama kemudian, gumpalan hujan mulai terbentuk di mana-mana.
Mobil yang lewat memuncratkan air ke sisi jalan dan orang berlarian dari
pemberhentian agar tidak kebasahan. Anwar berpikir betapa menyenangkannya
berada di dalam rumah dan dia harus lebih bersyukur kepada Allah Yang telah
memberinya makanan dan rumah yang hangat untuk tinggal. Pada saat itu juga,
seekor burung jelatik hinggap di bingkai jendela. Anwar berpikir bahwa burung
malang itu pasti sedang mencari tempat berteduh dari hujan, dan dia segera
membuka jendela.
“Hai, namaku Anwar,” katanya. “Kamu boleh masuk kalau kamu mau.”
“Terima kasih, Anwar,” kata sang burung kecil. “Aku ingin menunggu
di dalam sampai hujan reda.”
“Kamu pasti kedinginan di luar sana,” Anwar ikut merasakan “Aku
belum pernah melihat burung sedekat ini sebelumnya. Lihat betapa tipisnya
kakimu! Bagaimana kakimu dapat menahan badanmu hingga tegak?”
“Kamu benar, Anwar,” sang jelatik setuju. “Kami burung memiliki
kaki yang tipis dibanding tubuh kami. Namun, biarpun demikian, kaki-kaki
tersebut mampu menahan tubuh kami dengan sangat mudah. Ada banyak otot,
pembuluh darah dan syaraf didalamnya. Bila kaki kami lebih tipis atau lebih
tebal lagi, akan sulit bagi kami untuk terbang.”
“Terbang pasti rasanya sangat menakjubkan,” pikir Anwar. “sayapmu
terlalu tipis, juga, namun kalian masih dapat terbang dengannya. Jadi,
bagaimana kamu dapat terbang sedemikian jauhnya tanpa merasa lelah?”
“Saat pertama kali kami terbang, kami menggunakan banyak sekali
tenaga karena kami harus mendukung berat badan kami pada sayap kami yang tipis,”
mulai sang jelatik. “Namun begitu kami di udara, kami menjadi santai dengan
mebiarkan tubuh kami terbawa angin. Jadi, karena kami menghabiskan lebih
sedikit tenaga dengan cara ini, kami tidak menjadi lelah. Saat angin berhenti
bertiup, kami mulai mengepakkan sayap kami lagi. Karena kelebihan yang telah
Allah ciptakan untuk kami, kami dapat terbang dalam jarak yang sangat jauh.”
Anwar kemudian bertanya, “Bagaimana kamu dapat melihat
sekelilingmu saat sedang terbang?”
Sang jelatik menjelaskan: “Organ indera terbaik kami adalah mata
kami. Selain memberikan kemampuan untuk terbang, Allah juga memberikan kami
indera penglihatan yang sangat hebat. Jika kami tidak memiliki indera
penglihatan bersamaan dengan kemampuan ajaib kami untuk bisa terbang, hal itu
sangatlah berbahaya bagi kami. Kami dapat melihat benda yang sangat jauh dengan
lebih jelas daripada manusia, dan kami memiliki jangkauan penglihatan yang
luas. jadi begitu kami melihat bahaya di depan, kami dapat menyesuaikan arah
dan kecepatan terbang kami. Kami tidak dapat memutar mata kami seperti manusia
karena mata kami diletakkan pada pencengkramnya. namun kami dapat menggerakkan
kepala kami berputar dengan cepat untuk memperluas wilayah penglihatan kami.”
Anwar mengerti: “Jadi, itulah mengapa burung selalu menggerakkan
kepala mereka: untuk melihat ke sekeliling mereka. Apakah semua mata burung
seperti itu?”
“Burung hantu dan burung-burung malam hari lainnya memiliki mata
yang sangat lebar,” sang jelatik melanjutkan. “Berkat sel khusus dalam mata
mereka, mereka dapat melihat dalam keremangan. Karenanya, burung hantu dapat
melihat dengan sangat baik untuk berburu di malam hari. Ada juga jenis burung
yang disebut burung air; Allah menciptakan mereka agar mereka dapt melihat
dengan sangat baik di dalam air. Mereka mencelupkan kepala mereka ke dalam air
dan menangkap serangga atau ikan. Allah menciptakan kemampuan ini dalam
burung-burung ini agar mereka dapat melihat dengan jelas di dalam air dan
menangkap mangsa mereka.”
“Tidak semua paruh burung sama, nampaknya. Mengapa demikian?”
Anwar bertanya.
“Allah menciptakan berbagai jenis paruh yang berbeda untuk burung
yang berbeda untuk melakukan pekerjaan yang berbeda,” demikian jawabannya.
“Paruh kamu sesuai dengan sempurna terhadap lingkungan di mana kami tinggal. Ulat
dan cacing sangat lezat bagi kami para burung pemangsa serangga. dengan paruh
kami yang tipis dan tajam, kami dapat dengan mudah mengambil ulat dan cacing
dari bawah daun pohon. Burung pemakan ikan biasanya memiliki paruh yang panjang
dengan bentuk seperti sendok pada ujungnya untuk menangkap ikan dengan mudah.
Dan burung yang makan dari tumbuhan memiliki paruh yang membuat mereka dapat
makan dengan mudah dari jenis tumbuhan yang mereka sukai. Allah telah
menyediakan dengan sempurna untuk setiap makhluk di Bumi dengan memberikannya
kemampuan yang dia butuhkan.”
Anwar punya pertanyaan lain untuk sang jelatik: “Kamu tidak
mempunyai telinga seperti yang aku punya, namun kamu masih dapat mendengarkan
aku dengan sangat baik. Bagaimana bisa?”
“Indera pendengaran sangatlah penting bagi kami para burung. Kami
menggunakannya untuk berburu dan saling memperingatkan akan adanya kemungkinan
bahaya sehingga kami dapat melindungi diri kami. Sebagian burung memiliki
gendang pendengaran yang membuat mereka mampu mendengar suara yang paling
kecil. Pendengaran burung hantu sangat peka akan suara. Burung Hantu dapat
mendengar tingkat suara yang tidak dapat didengar manusia,” sang jelatik
memberitahukannya.
Anwar kemudian bertanya: “Kalian para burung berkicau dengan
sangat merdu. Aku senang mendengarkan kalian. Untuk apa kalian menggunakan
suara kalian?”
Sang burung mengangguk: “Sebagian dari kami memiliki kicauan yang
berbeda untuk mengusir musuh kami. Terkadang kami membuat sarang kami di dalam
lubang pada batang pohon, dan ketika musuh mencoba masuk, kami mendesis
layaknya ular. Penyusup tersebut berpikir bahwa ada ular di dalam sarang itu,
sehingga kami dapat melindungi sarang kami.”
“Apa lagi yang kalian lakukan untuk melindungi sarang kalian dari
musuh?” Anwar ingin tahu.
“Kami membangun banyak sarang tipuan untuk menyesatkan musuh
kami,” kata sang burung. “Dengan cara ini kami membuat para penyusup tersesat
dan melindungi sarang dan telur kami yang telah kami sembunyikan di daerah
tersebut. Untuk melindungi sarang kami dari ular berbisa, kami menutupi jalan
masuk dan membuatnya sangat berliku-liku. Kewaspadaan lainnya adalah membangun
sarang pada pohon yang cabangnya berduri.”
Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan
terbang diangkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran
Tuhan) bagi orang-orang yang beriman.
(QS. an-Nahl, 16:79)
(QS. an-Nahl, 16:79)
“Bagaimanakah sebagian burung dapat berenang dalam air? dan
mengapa tidak semua burung dapat berenang?” Anwar bertanya pada temannya.
Sang jelatik menjawab: “Allah telah menciptakan sebagian dari kami
dengan kemampuan untuk berenang. Dia telah memberikan mereka kaki berselaput
jala agar mereka mampu berenang saat masuk ke dalam air. Sebagian lain dari
kami memiliki jari tipis tanpa jala. jadi, selain burung air, burung tak dapat
berenang.”
“Sama seperti sepatu renang!” Anwar berseru. “Saat aku berenang
dengan memakai sepatu renang, aku dapat berenang dengan jauh lebih cepat.”
“Ada beberapa burung yang telah memiliki sepatu renang ini sejak
lahir,” kata sang burung.
Saat Anwar dan sang burung sedang berbincang-bincang, ibunya
menyuruh Anwar untuk masuk ke kamarnya dan mengerjakan pekerjaan rumahnya. Pada
saat bersamaan, hujan pun telah reda.
Anwar berkata pada temannya: “Sekarang aku harus masuk ke kamarku
dan mengerjakan pekerjaan rumahku. Besok aku akan bercerita kepada
teman-temanku tentang kemampuan istimewamu, dan bagaimana Allah telah
menciptakan kamu dan makhluk lainnya melalui karya seni kreatif yang sedemikian
sempurna.”
“Hujan telah reda, jadi aku dapat kembali ke sarangku,” jawab sang
jelatik. “Terima kasih telah membawa aku masuk, Anwar. Saat kau menceritakan
temanmu tentang kami, Bisakah kamu sampaikan juga kepada mereka untuk peduli
kepada kami dan jangan melemparkan batu kepada kami atau kepada makhluk
lainnya?”
“Ya, tentu saja aku akan menyampaikannya kepada mereka,” Anwar
setuju. “Semoga Allah melindungimu.” Anwar membuka jendela dan sang burung
segera terbang, melayang menembus udara. Anwar memikirkan kesempurnaan dalam
ciptaan Allah dan duduk mengerjakan pekerjaan rumahnya.
Jumat, 31 Oktober 2014
Tentang Kalajengking
Kalajengking adalah hewan penyengat yang sangat berbahaya. Hewan ini sudah ada sejak 400 juta tahun yang lalu. Diperkirakan ada sekitar 600 spesies yang tersebar diseluruh bumi.
Racun kalajengking sangat bervariasi, mulai dari jenis racun yang
hanya menimbulkan nyeri seperti pada Kalajengking Jawa, hingga jenis racun yang
mematikan seperti pada Kalajengking Meksiko atau Kalajengking Afrika.
Bila hanya diperhatikan sekilas, perbedaan antara satu spesies
kalajengking dengan spesies kalajengking lainnya tidak akan tampak dengan
jelas. Kecuali dari besar ukuran dan warna kalajengking.
Mengisap Cairan
Kalajengking hidup dengan memakan jaringan lunak atau cairan dari
mangsanya. Setelah mangsa dilumpuhkan, kalajengking akan menghisap cairan dari
tubuh mangsanya.
Mangsa kalajengking diantaranya adalah belalang, jangkrik ngengat,
lalat, semut dan laba-laba.
Kalajengking memanfaatkan kedua jepit besar yang berada di bagian
depan untuk menangkap mangsa. Pada keadaan seperti ini, kalajengking akan
menegakkan ekor sehingga sengatnya akan mengarah ke depan.
Pemangsa Kalajengking
Walaupun memiliki sengat yang mematikan, kalajengking tidak lepas
dari predatornya di rantai makanan. Predator atau pemangsa kalajengking antara
lain adalah kelabang, kadal, ular, burung dan kera. Kalajengking juga bisa
saling memangsa satu dengan yang lainnya.
Kalajengking Melahirkan..?
Kalajengking adalah hewan yang memiliki mata dengan penglihatan
yang kurang baik.
Kalajengking juga tidak bertelur, tetapi melahirkan anak. Telur
yang sudah dibuahi disimpan dalam rongga pengeram tubuh. Setelah anak-anaknya
lahir, anak-anak kalajengking akan memanjat punggung induknya.
Rabu, 29 Oktober 2014
Misteri Hewan Purba Komodo
Komodo merupakan binatang langka yang hanya terdapat di Indonesia.
Komodo berkembang biak dengan cara menetaskan telurnya di tanah-tanah yang
tersebar di kepulauan Komodo. Komodo menunggu telurnya menetas antara delapan
sampai sembilan bulan.
Komodo kawin antara bulan Juli sampai Agustus, dan delapan bulan
kemudian atau bulan April tahun berikutnya kita akan melihat anak-anak Komodo
lahir. Dalam setiap tempat bertelur rata-rata terdapat telur sekitar 820 telur.
Bila dari 820 telur itu menetas sekitar 200 butir, maka di pulau Komodo telah
menetas 1000 kadal buas baru yang haus darah dan daging bangkai. Keganasan
binatang melata yang telah lahir ini telah mengancam binatang lain seperti Babi
hutan, kijang dan kuda liar.
Pulau Komodo terletak di sebuah selat antara Pulau Flores di Nusa
Tenggara Timur (NTT) dan Sumbawa di Nusa Tenggara Barat (NTB), pelabuhan
terdekat untuk mencapai Pulau Komodo yaitu Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai,
Flores Barat. Pulau Komodo adalah bagian dari Taman Nasional Komodo yang
mempunyai luas 173 ribu hektar, bagian terbesar Taman Nasional Komodo adalah
perairan laut. Dasar laut perairan Komodo adalah yang terbaik di dunia, di
permukaan laut menyembulnya daratan-daratan kering yang berbukit karang.
Daratan ilalang dan berumput tipis ini adalah habitat asli bagi Kadal raksasa
buas. Kadal ini dipercaya sebagai sisa binatang purba Dinosaurus yang masih
hidup.
Masyarakat sekitar menyebut binatang raksasa ini dengan sebutan
ora. Satu-satunya peradaban di wilayah ini adalah Kampung Komodo, kampung ini
adalah kampung nelayan, penduduknya adalah pendatang dari Sumbawa, Bugis dan
suku penjelajah lainnya.
Di pulau ini mereka telah membentuk komunitas sendiri sampai
beberapa generasi dan hidup berdampingan dengan satwa buas tersebut. Keharmonisan
dari kedua komunitas ini telah hampir ratusan tahun terus terbina dengan Ora.
Satu-satunya insiden kepada penduduk disini yang pernah terjadi yaitu tewasnya
gadis kecil akibat digigit oleh Komodo.
Komodo hidup di Pulau Komodo, di Pulau Linca dan Gilimontang. Dan
yang paling banyak hidup ada di pulau Komodo, diperkirakan di sana hidup
sekitar 2.500 ekor.
Mangsa terbesar dari Komodo ini adalah satwa yang berada di hutan Taman Nasional ini, Rusa, Babi hutan dan Kuda liar. Komodo termasuk binatang yang cerdik dan hati-hati dalam menangkap mangsanya. Kepada manusia dan Babi hutan ia tidak sembarangan menyerang atau memangsa. Ketika berburu babi yang sedang bergerombol dalam jumlah besar tidak pernah diserang, sebab biasanya Babi akan balik menyerang bersama-sama dan itu membuat takut Komodo, makanya babi hutan yang dijadikan mangsa biasanya Babi hutan yang sedang sendiri atau terpisah dari rombongannya.
Mangsa terbesar dari Komodo ini adalah satwa yang berada di hutan Taman Nasional ini, Rusa, Babi hutan dan Kuda liar. Komodo termasuk binatang yang cerdik dan hati-hati dalam menangkap mangsanya. Kepada manusia dan Babi hutan ia tidak sembarangan menyerang atau memangsa. Ketika berburu babi yang sedang bergerombol dalam jumlah besar tidak pernah diserang, sebab biasanya Babi akan balik menyerang bersama-sama dan itu membuat takut Komodo, makanya babi hutan yang dijadikan mangsa biasanya Babi hutan yang sedang sendiri atau terpisah dari rombongannya.
Sedang kepada manusia komodo tidak mau menyerang karena akan tahu
akibat yang akan ditimbulkan bila memangsa manusia yaitu akan mendatangkan
petaka bagi dirinya, kematian.
Komodo bisa berlari dengan kecepatan sekitar 20 km/jam, dan ini
merupakan ancaman bagi manusia apabila tidak berhati-hati atau mengusik mereka.
Dan bila diganggu mereka umumnya akan menyerang balik dan mengejar.
Ada beberapa larangan bagi pengunjung yang akan datang ke Pulau
Komodo ini terutama bagi wanita yang sedang haid atau datang bulan, karena
Komodo bisa mencium darah, atau luka berdarah sampai 2 Km. Sebaiknya bila
berkunjung ke pulau Komodo, harus mempersiapkan segala sesuatunya termasuk
menghindari pakaian berwarna merah.
Selain sebagai kawasan wisata, Pulau Komodo juga sebagai tempat
konservasi dan penelitian. Sekarang Komodo di Pulau Komodo terancam punah,
karena di habitat aslinya terus terdesak menurun walau ia terus bertelur.
Komodo sebenarnya tidak mempunyai predator. Perburuan oleh masyarakat hanya
dilakukan kepada kerbau dan Babi hutan. Penurunan habitat Komodo sampai
sekarang belum diteliti secara mendalam. Sehingga tidak tahu pasti kepunahan
mereka disebabkan karena apa.
Pulau Komodo yang di dalam peta dunia hanya sebuah titik, padahal
keberadaannya merupakan karunia yang tiada tandingnya karena hanya ada di
Indonesia. Di habitat aslinya akankah Komodo terus terdesak oleh manusia dan
pembangunan. Suatu hal yang perlu perenungan lebih lanjut bagi kepentingan
generasi mendatang.
Super Cow
Profesor Duriarti, seorang penjahat terkenal, telah menyita
pertanian dan menangkap binatang! Dia kloning mereka dan membuat klon bekerja
untuknya untuk memenuhi rencana jahat tentang kehancuran bumi. Melalui jaringan
nya informan, Supercow mendengar tentang situasi, dan bergegas pergi untuk
menyelamatkan hewan ternak. Karena bagaimanapun, yang tahu bagaimana cara
menyimpan peternakan lebih baik dari Supercow? Supercow adalah permainan arcade
untuk seluruh keluarga!
Screenshoots :
System Requirements:
1.
OS:
Windows 2000/XP/Vista/7
2.
CPU:
600 Mhz
3.
RAM:
128 MB
4.
DirectX:
6.0
5.
Hard
Drive: 78 MB
Selasa, 28 Oktober 2014
Download Game PC Adventure Park Full Version
Hai
sob! Pagi ini ane akan share game PC bergenre Simulation yang bernama Download
Game PC Adventure Park Full Version Gratis. Udah pada tau?? Buat taman tema
Anda sendiri seperti yang Anda inginkan. Biarkan imajinasi Anda berjalan liar!
Menarik pengunjung ke taman Anda dengan segala macam atraksi yang berbeda dan
tidak biasa. Penghasilan Anda dan reaksi pengunjung Anda membantu Anda untuk
memperluas taman Anda dan membuatnya lebih menarik. So, tertarik sob? Bisa
langsung didownload! Download Game PC Adventure Park Full Version Gratis
Minimum System Requirements
OS: Windows XP/Vista/7
Processor: Intel Pentium 4 @ 3.0 GHz / AMD Athlon 64 3200+
Memory: 1 Gb
Hard Drive: 1.5 Gb free
Video Memory: 512 Mb
Video Card: nVidia GeForce 8800 / ATI Radeon HD 3850
Sound Card: DirectX Compatible
DirectX: 9.0c
Keyboard
Mouse
Screenshots:
Download Game PC Adventure Park Full Version Gratis
Pass: www.fdl.ir
Berlangganan dengan E-mail
Untuk mendapatkan artikel terbaru, silahkan masukkan email saudara
Popular Posts
-
Dahulu, hiduplah seekor monyet dan seekor kura-kura. Mereka adalah sahabat yang akrab. Tak pernah terpisahkan oleh jarak dan waktu. Setia...
-
Unsur-unsur bangun ruang. Bangun ruang terdiri dari kubus, balok, limas, prisma, kerucut, tabung, dan bola. Masing-masing bangun ruang mem...
-
Di suatu desa, hiduplah seorang petani yang sudah tua. Petani ini hidup seorang diri dan sangat miskin, pakaiannya penuh dengan tambalan ...
-
Pada suatu ketika disebuah taman bunga yang sangat luas. Banyak sekali serangga dan hewan yang beterbangan di sekitar taman bunga tersebut....
-
1. Berikut ini bagian rangka yang tidak termasuk pada pembagian rangka manusia secara garis besar. a. tulang-tulang rangka kepala b. tula...





.jpg)
.jpg)






